Jakarta, CNN Indonesia —

Situasi pandemi membuat rutinitas perawatan gigi dan mulut terhambat. Biasanya beberapa bulan sekali membersihkan karang gigi, agenda ini urung dilakukan. Pemeriksaan rutin pun tidak bisa dilakukan.

“Selama PPKM, asosiasi [dokter gigi] memang menganjurkan semua dokter gigi tutup kecuali situasi emergensi,” ujar Rizka Triana, dokter gigi sekaligus pendiri E Dental Care, pada CNNIndonesia.com, Kamis (5/8).

Akan tetapi, lanjutnya, prosedur perawatan gigi tidak ada perubahan baik sebelum pandemi atau saat pandemi seperti sekarang. Lalu apa saja yang bisa dilakukan?


Berikut cara menjaga kesehatan gigi dan mulut saat pandemi Covid-19.

1. Sikat gigi dua kali sehari

Selain protokol kesehatan yang jangan sampai kendor, sikat gigi pun demikian. Tetap sikat gigi dua kali sehari, sesudah sarapan dan sebelum tidur.

Ini jadi cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Anda sudah membuang sisa makanan yang berisiko menimbulkan infeksi jika tidak dibersihkan.

2. Penggunaan obat kumur antiseptik sesuai anjuran

Menurut Rizka, penggunaan obat kumur antiseptik tidak untuk semua orang. Biasanya obat kumur antiseptik digunakan untuk orang yang memiliki masalah atau penyakit periodontal sehingga ini jadi terapi.

“Kalau kondisi mulut normal lalu kumur dengan obat antiseptik teratur justru mengganggu flora normal di mulut. Efek ke pasien di mulut ini kesetnya enggak wajar, air liur tidak keluar bagus, pH mulut terganggu,” paparnya.

3. Bersihkan sisa makanan dengan dental floss

Di dunia kedokteran gigi, penggunaan dental floss jadi bentuk perawatan utama dan sangat dianjurkan. Dental floss sangat ampuh untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi yang membandel.

Orang Indonesia, kata Rizka, begitu akrab dengan tusuk gigi. Sisa makanan yang terselip tentu menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga digunakan tusuk gigi. Padahal tusuk gigi ini tajam dan berisiko menimbulkan goresan atau luka.

“Saat ada perlukaan, ditambah sisa makanan, ada potensi infeksi, biasanya nanti gingivitis (peradangan di jaringan lunak sekitar gigi),” imbuhnya.

4. Sikat interdental

Sikat interdental dirancang khusus untuk bisa membersihkan sampai masuk ke sela-sela gigi. Namun sikat seperti ini cukup sulit ditemui.

Biasanya penggunaan sikat interdental digunakan orang yang memerlukan perawatan gigi ekstra semisal orang yang mengenakan behel atau kawat gigi.

(els/agn)

[Gambas:Video CNN]