Jakarta, CNN Indonesia —

Petugas pemadam kebakaran kesulitan menolong mencari korban di jarang reruntuhan bangunan apartemen di Pantai Miami, Florida, Amerika Serikat . Bangunan dengan lulu lantak dan puing berserakan jadi penyebabnya.

Mengutip CNN , saat proses evakuasi, tim petugas pemadam kebakaran sempat mendengar perkataan dari reruntuhan. Suara itu berasal dari korban dengan terdengar tengah kesakitan.

“Para penyelamat mengikuti suara dari puing-puing, ” kata pimpinan pemadam kebakaran setempat, Jimmy Patronis.


Dia mengatakan tim berusaha keras untuk memeriksa sumber suara. Namun, sejenis banyak puing akibat bangunan yang luluh lantak menghambat mereka. Sejauh ini segar 11 korban luka yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan.

“Anda akan berada dalam kondisi betul fokus dan bertekad mengabulkan segala untuk menyelamatkan menewaskan, ” kata Patronis.

“Mencoba menggeser puing-puing tapi pada saat dengan sama puing-puing  itu bisa menimpa anda, ” tambahnya.

Sebuah kondominium di Pantai Miami, Florida, AS dilaporkan luluh membersihkan pada Kamis pagi buta (24/6). Sebanyak 102 orang dilaporkan menjadi korban namun sedang ada 99 yang belum ditemukan.

Jumlah korban diperkirakan bertambah lantaran pembersihan puing-puing bangunan masih dilakukan aparat setempat. Sejauh ini, belum diketahui pasti penyebab kondominium yang berdiri 1981 dan memiliki 130 unit tersebut rubuh.

Tatkala itu, Wali Kota Miami-Dade, Levine Cava sudah menemui Presiden Amerika Serikat Joe Biden ihwal apartemen yang rubuh. Dia menghubungi Biden beberapa jam setelah perkara.

“Kepada warga Florida, apapun pertolongan dengan kalian butuhkan, pemerintah akan membantu, kita akan beruang di sana, ” katanya mengutip AFP.

(CNN/bmw)

[Gambas:Video CNN]