Djoko Tjandra Klaim US$500 Ribu ke Pinangki Uang Adik Iparnya

Jakarta, CNN Indonesia —

Terpidana korupsi Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra   mengklaim uang US$500 ribu yang dikasih kepada jaksa Pinangki Sirna Malasari   milik muda iparnya,   Tjandra Herriyadi Angga Kusuma, yang telah meninggal dunia.

“Itu uang Herriyadi sendiri, saya minta talangi zaman, ” kata Djoko Tjandra zaman menjadi saksi dalam persidangan Pinangki di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (9/11).

“Saya bilang, ‘Her, ada uang cash tidak US$500 ribu, dijawab ‘ada bos’. Lalu saya katakan ‘ok nanti kamu saya take lagi kepada siapa diberikan dan kapan dikasih, itu 25 November 2019 malam, ” ujarnya menambahkan.


Djoko Tjandra mengaku tak pernah menerima laporan dibanding adik iparnya soal pemberian uang tersebut, begitu juga Andi Irfan yang juga tak pernah mengadukan kepadanya.

“Saya sungguh-sungguh sibuk dengan pekerjaan saya, oleh karena itu tidak mengecek, ” kata Djoko Tjandra.

Djoko mengucapkan uang itu merupakan bagian dibanding komitmen US$1 juta yang dijanjikan kepada Pinangki sebelum paket ‘Action Plan’ pengurusan fatwa Mahkamah Mulia (MA) atas putusan Peninjauan Balik (PK) dirinya dibuat.

Namun, jaksa penggugat umum belum puas dengan jawaban Djoko Tjandra. Jaksa Roni langsung mencecar Djoko Tjandra terkait kata sepakat pemberian uang kepada Pinangki.

“Jadi intinya kesepakatan pembayaran US$10 juta, lalu down payment   US$1 juta dan realisasi US$500 ribu kapan? ” tanya jaksa Roni.

“Pada 25 November pada sore hari kita sepakati consultant fee   dan l aywer fee   disepakati US$1 juta, morat-marit lazimnya bayar DP ( down payment ) zaman, lalu sepakat bayar US$500 seperseribu, ” jawab Djoko.

Dalam perkara ini, Pinangki selaku mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi 2 pada Jawatan Perencanaan Jaksa Agung Muda Dunia Pembinaan Kejaksaan Agung, diadili untuk tiga dakwaan berbeda, yakni telaahan penerimaan gratifikasi, tindak pidana pembilasan uang (TPPU) dan pemufakatan biadab.

Jaksa menyatakan Pinangki telah menerima kekayaan sebesar US$500 ribu dari Djoko Tjandra. Uang itu dimaksudkan buat membantu pengurusan fatwa Mahkamah Luhur (MA) melalui Kejaksaan Agung biar pidana penjara yang dijatuhkan ke Djoko Tjandra selama 2 tahun tidak dapat dieksekusi.

(ryn/fra)

[Gambas:Video CNN]