Era Hamil, Hindari Makan Sushi dan Telur Mentah

Jakarta, CNN Indonesia —

Sushi, daging yang tidak matang serta telur mentah adalah beberapa macam makanan yang harus dihindari perempuan hamil. Sebab  memiliki kandungan dengan berisiko bagi ibu dan lembaga.

Ketika hamil,   nutrisi dalam makanan penting diperhatikan. Sebab makanan yang dikonsumsi tak hanya untuk ibu, melainkan juga janin yang dikandung. Salah menetapkan makanan dapat berakibat fatal di kesehatan ibu.

Hindari makanan tertentu untuk menjaga kesehatan ibu dan juga bayi. Pilihlah makanan yang bernutrisi tinggi dengan mengandung asam folat, zat tukul, kalsium, vitamin D, kolin, asam lemak omega-3, vitamin B, serta vitamin C.


Hindari pula jenis makanan yang mengandung merkuri tinggi, makanan yang tidak dimasak dengan sampai, dan makanan yang mengandung kafein. Kandungan-kandungan ini dapat berbahaya bagi kesehatan ibu dan perkembangan budak.

Berikut makanan dengan harus dihindari saat hamil.

1. Keturunan yang tidak matang

Jangan mengonsumsi daging yang tidak matang. Daging mentah atau daging setengah matang berisiko mengandung toksoplasma dan sejumlah bakteri lainnya. Kuman ini dapat menyebabkan lambatnya kemajuan janin, bahkan mengalami keguguran, dan kematian janin.

Pastikan ibu hamil mengonsumsi daging yang sudah dimasak dengan matang untuk membunuh bakteri berbahaya.

2. Sushi

Selain daging, ikan mentah seperti yang diolah menjadi sushi juga wajib dihindari. Makanan laut mentah adalah sumber parasit dan bakteri kritis untuk janin. FDA merekomendasikan pokok hamil hanya memakan makanan bahar yang sudah dimasak hingga matang.

3. Ikan bermerkuri tinggi

Sejumlah ikan mengandung methylmercury tinggi. Dikutip dibanding Web MD , jenis logam ini berbahaya untuk kandungan. Ikan bermerkuri tinggi diantaranya ikan tenggiri, kurang, hiu, marlin, dan nila.

Sebaliknya, konsumsilah ikan sedikit merkuri seperti ikan lele, salmon, dan cod.

4. Pokok yang tidak dicuci

Pastikan untuk selalu mencuci buah dan sayuran dengan air mengalir sebelum dimakan. Bakteri toksoplasma mampu hidup pada kulit buah. Kurang jenis sayuran juga harus dimasak dengan matang untuk membunuh bakteri.

5. Susu dengan tidak dipasteurisasi

Jangan pula mengonsumsi susu segar dengan tidak dipasteurisasi. Susu segar mampu mengandung sejumlah bakteri berbahaya buat perkembangan janin, misalnya menyebabkan kemunculan prematur.

Pastikan untuk mengonsumsi susu pasteurisasi karena proses ini membunuh bakteri berbahaya.

6. Kafein

Kafein yang berlebih juga kudu dihindari karena berisiko meningkatkan keguguran. Ibu hamil dianjurkan untuk menetapkan kafein dengan asupan maksimal 200 mg per hari. Kafein ada dalam sejumlah makanan dan minuman seperti kopi, teh, dan cokelat.

7. Alkohol

Selain kafein, minuman dan makanan beralkohol juga bisa menyebabkan kurang lahir yang serius. Studi membuktikan alkohol mengganggu perkembangan fisik lembaga.

8. Telur remaja

Hindari pula mengonsumsi telur mentah. Dikutip dari Health Line , telur mentah dapat menyimpan bakteri Salmonella. Bakteri ini mampu menyebabkan kelahiran prematur dan tumbuh mati. Periksa kembali kandungan telur mentah dalam makanan seperti telur orak-arik, mayones, dressing salad, kue dan sebagainya.

Telur harus dimasak secara matang pra dikonsumsi untuk mencegah risiko di ibu hamil dan kandungan.

(ptj/NMA)

[Gambas:Video CNN]