Jakarta, CNN Indonesia —

Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara yang memberikan bonus terbesar kepada atletnya yang meraih prestasi di Olimpiade Tokyo 2020.

Olimpiade Tokyo 2020 akan diikuti lebih dari 11 ribu atlet dari 206 negara yang akan tampil di 339 nomor pertandingan dari 50 disiplin di 33 cabang olahraga. Olimpiade Tokyo bakal digelar mulai 23 Juli sampai 8 Agustus 2021 mendatang.

Indonesia sendiri bakal mengirimkan 28 atlet plus satu cadangan dari delapan cabang olahraga. Jumlah itu tidak mengalami perubahan dari edisi terakhir Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.


Kala itu, bahkan Indonesia menjadi negara kedua yang paling besar dalam jumlah bonus buat atlet peraih medali emas di Olimpiade di bawah Singapura.

Berikut daftar negara pemberi bonus terbesar di Olimpiade Tokyo 2020:

1. Hongkong

Dilansir Swimswam.com, Hongkong dikabarkan memberikan bonus sebesar 5 juta dolar Hongkong atau sekitar US$ 644 ribu (Rp9,4 miliar) buat peraih medali emas individu di Olimpiade Tokyo 2020.

Jumlah itu diketahui telah mengalami kenaikan sebesar 66 persen dari yang didapatkan atlet berprestasi di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Bonus besar dapat memotivasi atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan untuk tampil maksimal di Olimpiade. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

2. Indonesia

Kemenpora melalui Sesmenpora Gatot S Dewa Broto memastikan bonus yang bakal diraih atlet peraih medali di Olimpiade Tokyo 2020 masih akan sama dengan Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Peraih medali emas diberikan bonus Rp5 miliar.

Gatot juga memastikan bonus yang diterima para atlet nantinya tidak akan dipotong pajak seperti yang telah diterapkan di 2016.

“Bonus masih sama [dengan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro]. Tidak ada perubahan kebijakan. Emas Rp5 miliar, perak Rp2 miliar dan perunggu Rp1 miliar,” kata Gatot kepada CNNIndonesia.com, Kamis (8/7).

Bersambung ke halaman berikutnya…

Bonus Atlet Prancis, Jepang, dan Amerika Serikat di Olimpiade

BACA HALAMAN BERIKUTNYA