Kiai Maaher Ditetapkan Jadi Tersangka Urusan ITE

Jakarta, CNN Indonesia —

Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono  menyatakan Soni Ernata alias Ustaz Maaher   At-Thuwailib telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengingkaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kalau ditangkap jadi apa? (Tersangka) iya. Sudah ditangkap kan, ” kata Argo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (3/12).

Pernyataan Argo itu menjawab pertanyaan wartawan mengenai status Ustaz Maaher  usai  interpretasi.

Argo  mengatakan, Maaher saat ini sedang menjalani penjagaan di Gedung Bareskrim usai ditangkap oleh penyidik dini hari tadi di wilayah Bogor, Jawa Barat.


Argo belum dapat merinci  kejadian yang menjerat Maaher. Kata tempat, pihaknya masih menunggu laporan secara lengkap dari tim penyidik.

“Yang bersangkutan dilaporkan sebab salah satu pelapor yang merasa terhina, ” kata dia.

Menurut pengacara Maaher, Juju Purwantara, kliennya ditangkap melalui surat penangkapan bernomor SP. Kap/184/XII/2020/Dittipidsiber.

Dia ditangkap kepolisian terkait ujaran bernuansa SARA di media sosial, khususnya melaluiakun Twitter @ustadzmaaher_.

Maaher ditangkap sebagai aksi lanjut dari laporan seseorang bertanda Waluyo Wasis Nugroho pada 27 November lalu.

“Kalau terkait detailnya kita belum cakap, belum jelas. Paling tidak agak-agak terkait ujaran di Twitter, tapi kalo detailnya belum jelas, ” kata Juju.

Maaher  ditangkap atas kasus dugaan penyebaran informasi yang ditujukan untuk membuat kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan untuk suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) melalui media sosial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UNDANG-UNDANG No 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik.

(mjo/ugo)

[Gambas:Video CNN]