Jakarta, CNN Indonesia —

Gunung berapi lumpur di Azerbaijan diduga jadi penyebab ledakan dan kebakaran di Laut Kaspia.

Kobaran api itu menjulang tinggi di Laut Kaspia di dekat negara Azerbaijan sejak Minggu (4/7) dan belum diketahui penyebabnya. Namun, perusahaan pengelola minyak di lokasi itu menyebut indikasi awal kemungkinan adalah adanya gunung api lumpur.

Kobaran api yang ada di atas laut itu dapat terlihat dari kejauhan, berada di Pulau Dashly atau disebut Pulau Batu Ignatiy. Pulau itu dikenal sebagai salah satu pulau vulkanik.



Laut Kaspia memang memiliki konsentrasi tinggi gunung berapi lumpur, yang memuntahkan kandungan lumpur yang disertai gas yang mudah terbakar.

Di area itu juga terdapat sejumlah ladang minyak dan gas, namun perusahaan pengelola minyak, Socar mengklaim tidak ada kerusakan akibat ledakan, dan tidak ada korban luka maupun jiwa.

Apa itu gunung api lumpur?

Gunung lumpur itu adalah jenis gunung berapi langka yang menyemburkan lumpur dan air sangat panas seperti lava. Dikutip Earth Sky, gunung lumpur yang ada di pulau Batu Ignatiy terakhir meletus pada tahun 1945.

Meski tidak sepanas gunung berapi pada umumnya, gunung itu memiliki tumpukan gas alam di bagian dalam.

Gas alam ini rentan terbakar dan bisa menjadi sumber pemicu kobaran api jika dipicu oleh percikan akibat pergerakan batu yang sangat cepat di bawah permukaan Bumi ketika terjadi letusan.

Lumpur itu meletus keluar bersama metana dan karbon dioksida. Hal itulah yang digadang sebagai penyebab kebakaran di Laut Kaspia.

Azerbaijan memiliki sekitar 400 dari sekitar 1.000 gunung lumpur di Bumi. Gunung lumpur ini juga menjadi sumber cadangan minyak dan gas yang melimpah. Hal itu membuat Azerbaijan dijuluki ‘Tanah Api’.

“Gunung berapi lumpur di Azerbaijan adalah beberapa yang terbesar dan paling ganas di dunia,” kata Mark Tingay, ahli geofisika dan gunung lumpur di University of Adelaide di Australia.

“Rata-rata ada beberapa letusan gunung lumpur besar setiap tahun, dan banyak di antaranya dapat menyebabkan kebakaran besar.” sambungnya seperti dikutip Live Science.

Sebagian gunung lumpur terletak di pulau-pulau kecil yang terbentuk oleh letusan dari gunung itu. Meski demikian masih banyak gunung yang tersembunyi di bawah permukaan, dan membentuk puncak di atas air. 

(can/eks)

[Gambas:Video CNN]