Nasib Ronaldo vs Messi di Tangan UEFA

Jakarta, CNN Nusantara —

Cristiano Ronaldo   positif terinfeksi Covid-19 pada Selasa 13 Oktober lalu berdasarkan buatan tes ketika memenuhi panggilan Timnas Portugal. Dengan hasil ini, Ronaldo berpeluang melewatkan tiga pertandingan Juventus, termasuk melawan Barcelona yang mampu membuatnya gagal reuni dengan Lionel Messi   di atas lapangan.

Dalam peraturan UEFA, dijelaskan seorang pemain yang dinyatakan positif Covid-19 harus menjalani karantina mandiri selama 10 hari (sebelumnya 14 hari).

Ronaldo kemungkinan selesai melakukan isolasi mandiri pada 23 Oktober mendatang. Sementara pertandingan melawan Barcelona berlangsung 28 Oktober.


Ronaldo  masih harus menjalani tes lanjutan untuk mengetahui  status terbaru dirinya terkait  Covid-19. Jika pula dia negatif, maka CR7 kudu menyerahkan seluruh dokumentasi atau sejarah pemeriksaan kesehatan kepada UEFA seminggu sebelum pertandingan Liga Champions maupun Liga Europa.

Artinya Ronaldo harus menjalani tes dengan hasil minus pada 21 Oktober atau dua hari sebelum masa karantinanya sudah agar bisa mengirim riwayat pemeriksaannya ke UEFA.

Sekalipun seluruh riwayat medis sudah diserahkan, Ronaldo tetap berpeluang tak mampu tampil ketika Juventus menjamu Barcelona dan gagal bereuni dengan Messi pada Rabu 28 Oktober mendatang.

Peluang Cristiano  Ronaldo  bereuni  dengan Lionel Messi  terancam gagal karena peraturan UEFA  terkait protokol Covid-19. (AFP PHOTO / PAUL ELLIS).

Hal ini karena UEFA Protocol Advisory Panel (UPAP) masih kudu menganalisis seluruh riwayat medis yang bersangkutan untuk selanjutnya memberi rekomendasi kepada tim dan UEFA tentang langkah yang harus diambil.

Artinya jalan Ronaldo bereuni dengan Messi kala Juventus bertemu Barcelona berada di tangan UEFA.

Dominasi sepak bola tertinggi di Eropa itu menyebut, sebab seluruh pemain yang sudah sembuh Covid-19 pasti berisiko menularkan meski dia tidak mengalami gejala selama menjalani karantina.

“Saat ini diketahui bahwa mereka yang telah sehat dari Covid-19 mungkin masih berisiko, ” tulis peraturan UEFA.

(osc/ptr)

[Gambas:Video CNN]