Jakarta, CNN Indonesia —

Belgia   akan memulangkan duta besar di Korea Daksina , selepas pedusi sang diplomat tersangkut kasus  penganiayaan terhadap besar pelayan toko di Seoul hingga memicu kemarahan umum.

Menteri Sungguh Negeri Belgia, Sophi Wilmes, memutuskan untuk mengakhiri kala jabatan Duta Besar Belgia untuk Korea Selatan, Peter Leschouhier, pada Juni.

“Situasi sekarang tidak mendukung dia untuk menjalankan perannya dengan tenang, ” kata kedutaan, Senin (31/5), mengutip Associated Press .


Kedutaan Belgia tidak menyebut secara spesifik agenda kapan jabatan Leschouhier sudah atau penggantinya. Dia melaksanakan tugas di Korea Daksina selama tiga tahun.

Negeri Belgia juga mencabut sah imunitas diplomatik istri Leschouhier, Xiang Xuaeqies, selama melakukan investigasi oleh Kepolisian Korea Selatan, demikian menurut pemberitahuan kantor kedutaan Belgia melalui akun Facebook.

Menurut Menteri Luar Kampung Korea Selatan, Chung Eui-yong, hak pencabutan kekebalan diplomatik Xiang hanya sebagian, & istri sang diplomat tersebut tetap tidak bisa disentuh oleh pengadilan atau kaidah pidana.

Leschouhier sudah menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan istrinya.

“Mungkin alasan tempat marah cara dia diperlakukan di toko itu, tetapi tindakan kekerasan fisik sama sekali tak bisa diterima, ” katanya dalam sebuah video di Instagram.

Kedutaan Besar Belgia pada Seoul menyatakan Xiang telah bertemu secara pribadi secara dua pelayan toko itu dan meminta maaf.

Berdasarkan laporan jalan Korea Selatan, Xiang bergelora saat seorang pelayan toko menanyakan jaket yang dia pakai.

Pegawai toko tersebut menuding Xiang mencuri jaket yang dipajang. Tak terima, Xiang kemudian mendorong serta menampar pekerja itu pada wajah serta memukul kepala pelayan.

Kejadian itu memicu kemarahan publik Korea Selatan. Selain itu, peristiwa tersebut mendorong warga setempat untuk menandatangani tuntutan yang mendesak supaya Xiang diusir dari Korea Daksina.

Diketahui, Korea Selatan salah satu negeri yang menandatangani Kesepakatan Wina, yang memberikan perlindungan kepada diplomat dan keluarganya daripada tuntutan pidana. Kendati serupa itu hak imunitas dapat dicabut secara sukarela.

(ans/ayp)

[Gambas:Video CNN]