Surabaya, CNN Nusantara —

Ditpolairud  Polda Jawa Timur kembali mengungkap kejahatan penyelundupan ribuan benih  lobster (benur). Kali ini pidana itu dilakukan oleh seorang tersangka berinisial W, masyarakat Wonogiri, Jawa Tengah.

“Tersangka inisial W warga asal Wonogiri, Jawa Tengah diamankan, ” prawacana Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (10/6).

W diduga akan menyelundupkan 22 ribu benih lobster jenis pasir dan jenis mutiara yang didapatnya di selat Pantai Unam, Kabupaten Trenggalek, Jatim.


“Barang bukti yang lulus diamankan adalah benih udang lobster sebanyak 22 ribu ekor jenis pasir serta jenis mutiara, ” katanya.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim  AKBP Siswanto  mengatakan penangkapan W ini dilakukan Minggu, 6 Juni 2021, sekitar memukul 16. 30 WIB.

Saat itu, karakter tengah melintas di Pekerjaan Wilis, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, dengan mengendarai mobil bernopol F 1336 QR.

Saat digeledah, W ternyata kedapatan membawa baby lobster sejumlah tiga kardus. Masing-masing kardus berisi 25 kantong dan 22 kantong plastik  benur.

“Di dalam kantong plastik tersebut berisi baby losbter per berisi 200-250 ekor, yang diletakkan di dalam bagasi mobil yang rencananya bakal diberikan ke P, penerima di wilayah Solo, ” ucapnya.

W kemudian diamankan. Perbuatannya benar telah berdampak buruk pada sumber daya alam, dan bisa menurunkan populasi lobster di perairan Jatim.

Atas perbuatannya, W dipersangkakan Pasal 92 juncto pasal 26 ayat 1 UU nomor 11 tentang cipta kerja Juncto UNDANG-UNDANG nomor 25 tahun 2009 tentang perubahan atas UNDANG-UNDANG nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.

(frd/pmg)

[Gambas:Video CNN]