Polisi Tangkap 7 Anggota Geng Motor Penyerang Warga Bogor

Jakarta, CNN Indonesia —

Polresta Bogor Tanah air   menangkap tujuh orang terduga geng motor dengan sempat viral di media baik karena menyerang warga Bogor dengan senjata tajam.

Kapolresta Enau Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan tujuh orang tersebut ditangkap di beberapa lokasi di Kota Bogor, pada Kamis (22/10). Petugas juga menyita sejumlah barang masukan dan memburu pelaku lainnya.

“Kami sudah mengetahui tanda dan identitas beberapa pelaku lainnya dan saat ini masih di dalam pengejaran, ” kata Hendri seperti dilansir Antara, Jumat (23/10).


Hendri merinci ketujuh orang yang ditangkap adalah RRY alias Anong (29); MF alias Ami (19), SG (18), GM (21), AP alias Aang (23), FR alias Kiday (22), serta RF alias Bagol (21).

Ia juga membaca penyerangan bermula dari pertemuan Anong, MF, SG, FE, dan perut orang lainnya di Kelurahan Panaragan pada Senin (19/10) malam. Itu sempat menenggak minuman keras bersama-sama.

Jelang tengah malam, sekitar 23. 00 WIB, MF mengajak rekan-rekannya bergabung dengan anggota lainnya di Kelurahan Batutulis, Bogor Selatan. Dari titik itu, mereka konvoi di jalanan dalam perihal mabuk.

Pada Selasa (20/10) dini hari, sekitar 01. 53 WIB mereka tiba di Kampung Cemplang Baru Bogor, Bogor Barat. Mereka pun melihat ada sejumlah pemuda yang sedang melakukan ronda di gang.

Para anggota kelompok motor pun menyerbu warga sambil mengacungkan beberapa senjata tajam, sesuai celurit, samurai, dan golok. Mereka juga merusak dua sepeda mesin milik warga.

Masyarakat yang sedang ronda pun lari kocar-kacir. Beberapa warga melaporkan laku penyerangan itu ke Polsek Bogor Barat.

“Aksi penyerangan tersebut terekam CCTV di sekitar lokasi yang kemudian sempat menjelma viral di sosial media, ” tutur Hendri.

[Gambas:Instagram]

Polisi mencetak hukum ketujuh pelaku sambil membongkar-bongkar belasan orang lainnya. Hendri bilang para pelaku diancam pasal 170 KUHP soal penyerangan bersama terhadap orang maupun barang. Mereka pula dikenakan pasal pada UU Perlu Nomor 12 tahun 1951 mengenai Senjata Tajam.

Sebelumnya, warganet dihebohkan dengan rekaman CCTV yang menayangkan penyerangan oleh gabungan diduga geng motor. Dalam video itu, terlihat warga yang sedang duduk-duduk sontak berlarian setelah segerombolan pemotor menghampiri mereka.

Gerombolan pemotor terlihat membawa celurit dan pedang. Warga yang ketakutan berlarian menghindari penyerangan.

 

(Antara/dhf/bmw)

[Gambas:Video CNN]