Jakarta, CNN Indonesia —

Reza Artamevia   Adriana Eka Bersih menambah daftar figur publik dengan diciduk Kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Penyanyi berdarah campuran Jawa dan Sunda itu ditangkap oleh Polda Metro Jaya, Jumat (4/9), dengan barang bukti berupa sabu.

Dalam pernyataan pada  Minggu (6/9),   Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus  mengungkapkan  Reza sudah empat bulan mengonsumsi sabu.

“Yang bersangkutan dari hasil pemeriksaan memang mengakui bahwa dia memakai sabu ini sekitar 4 bulan semasa Covid-19 ini yang memang sering di rumah saja. Maka pengakuan, kami masih mendalami langsung, ” kata Yusri.


Sampai saat ini, pihak kepolisian juga masih mendalami motif penerapan narkoba oleh publik figur tersebut. Pasalnya, Yusri mengatakan, setiap terbuka figur yang ditangkap mengakui memakai narkoba untuk mengisi waktu luangnya.

Keterkaitan Reza dengan narkoba ini memang bukan pertama kali. Diketahui, sebelumnya pada 2016, Reza juga terpikat kasus narkotik bersama Gatot Braja Musti, Ketua Umum Persatuan Seniwati Film Indonesia (PARFI) di Lombok, NTB. Keduanya diketahui mengonsumsi sabu.

Namun di asing dari kasus narkobanya tersebut, Reza dapat dikatakan merupakan salah utama penyanyi senior yang ini penuh dikenal oleh anak muda. Lagunya berjudul Berharap Tak Berpisah di dalam 2002 silam kembali banyak dilantunkan oleh kaum milenial saat itu.

Reza sendiri merupakan penyanyi hasil besutan pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani. Penyanyi solo wanita itu berangkat memasuki dapur rekaman pada 1995 dengan debut album pertamanya dengan bertajuk ‘Keajaiban’.

Single Pertama dan Satu yang Tidak Bisa Lepas pun laris rupawan di pasaran setelah mengalami transisi aransemen diorbitkan kembali pada 1997.

Album yang berisi sepuluh lagu itu juga membuat Reza mendapat penghargaan musik. Di antaranya adalah Anugrah Musik Indonesia dan MTV. Album ini juga mengantarkan Reza mejadi penyanyi perempuan kenamaan Tanah Air.

Terekam, album bertajuk Keajaiban itu laku lebih dari 100 ribu tiruan. Hal itu menjadi salah satu prestasi yang dicapai bagi penyanyi pendatang baru di masa krisis moneter yang dialami Indonesia dalam 1997 silam.

Selain album tersebut,   diva pop era ’90-an ini sempat mengaransemen ulang lagu berjudul ‘Dia’ dengan dipopulerkan oleh Vina Panduwinata.

Darah seni diketahui mengalir pada darah Reza. Anak dari pasangan Adang Surachman Rachman serta Endang Sri Wahyuni itu mempunyai kakek yang mempunyai sanggar tari Jawa.

Artis Reza Artamevia (kiri) didampingi pengacaranya Ramadan Alamsyah (kanan) saat diperiksa di Kantor BNN Provinsi NTB di Mataram, Kamis (1/9). Reza Artamevia diperiksa pihak BNN dan Polda NTB terkait tertangkapnya Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti saat penggerebekan oleh Polres Mataram di sebuah kamar hotel di Mataram pada Minggu (28/8/2016) malam yang diduga sedang melakukan pesta narkoba. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc/16. Seniwati Reza Artamevia (kiri) didampingi pengacaranya Ramadan Alamsyah (kanan) saat diperiksa di Kantor BNN Provinsi NTB di Mataram, Kamis (1/9/2016). Reza Artamevia diperiksa pihak BNN serta Polda NTB terkait tertangkapnya Pemimpin Umum Persatuan Artis Film Nusantara (Parfi) Gatot Brajamusti saat penangkapan oleh Polres Mataram di sebuah kamar hotel di Mataram di Minggu (28/8/2016) malam yang diduga sedang melakukan pesta narkoba. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Tatkala itu, sang ibu merupakan keturunan Solo yang sering menari pada Istana Negara sejak pemerintahan Presiden Soekarno.

Pada 2000, musisi kelahiran 1975 itu kembali mengeluarkan album kedua bertajuk ‘Keabadian’. Tak tanggung-tanggung, Reza berkolaborasi secara penyanyi senior asal Jepang, Masaki Ueda di lagu Forever Peace untuk versi Jepang, Biar menjelma Kenangan di versi Indonesia, dan The Last Kiss untuk ragam Inggris.

Oleh Asian Music Standard yang bermarkas dalam Tokyo, album Keabadian diterjemahkan di dalam versi bahasa Inggris dan dirilis di Jepang dalam title “Amazing”. Lagu Forever Peace yang serupa merupakan ciptaan Ahmad Dhani lulus menjadi tema balap Formula1 (F1) di Jepang dan Korea.

Setelah mantap dengan dua album yang diproduseri oleh Ahmad Dhani itu, Reza pun mengeluarkan album ketiganya minus bantuan pentolan Dewa 19 itu. Dia mengeluarkan album berjudul ‘Keyakinan’ pada 2002 dengan mengemas arus musik pop romantis dalam setiap lagunnya.

Dalam album ini pun, lagu ‘Berharap Tak Berpisah’ mulai terdengar di medan musik Indonesia.

Kesibukan pribadi Reza pun tak tetap berjalan mulus. Reza resmi bercerai dengan suaminya, Adjie Massaid dalam 17 Januari 2005 melalui kesimpulan dari Pengadilan Agama Jakarta Daksina.

Perceraian itu lalu menjadi sebuah skandal dan perbantahan Reza kala itu. Dia apalagi sempat dikabarkan diculik di Bandara Soekarno Hatta dan menghilang selama lima hari. Akhirnya, diketahui bahwa Reza sedang menenangkan dirinya pada padepokan Gatot Bradja Musti, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.

Setelah perceraian itu, hak asuh terhadap kedua anaknya jatuh pada Adjie yang kemudian menikah balik dengan Angelina Sondakh pada 2009.

Melanjutkan karir di 2008, Reza mencatat sebuah hasil dengan menjadi penyanyi pertama dengan mewakili Indonesia untuk membawakan pembawaan pembuka Asian Beach Song yang kala itu diselenggarakan di Nusantara.

Dia bernyanyi dengan diiringi 1700 penari di Garuda Wisnu Kencana, Bali di hadapan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

[Gambas:Youtube]

Setelah hiatus menerbitkan rekaman selama 7 tahun, pada 2009 Reza kembali merilis album dengan judul ‘The Voicer’. Kemudian di 2010, Reza kembali menerima penghargaan dan masuk dalam jajaran “50 The Greatest Indonesian Singers”, Ragam Majalah Rolling Stone Indonesia.

Kini, Reza menambah rencana publik figur yang terjerat narkoba pada 2020. Beberapa artis yang ditangkap, seperti Vitalia Sesha, Lucinta Luna, Nanie Darham, Aulia Farhan, Medina Zein, Ririn Ekawati, Dwi Sasono, Vanessa Angel, Reza Alatas, Tio Pakusadewo, Naufal Samudra, Roy Kiyoshi, Ridho Ilahi hingga yang terbaru Jaka Hidayat.

(mjo/end)

[Gambas:Video CNN]