Jakarta, CNN Indonesia —

Kepala Bagian Mental dan Spiritual Biro Dikmental DKI Jakarta, Aceng Zaeni, menyatakan pihaknya memilih melakukan pendekatan persuasif dalam merespons temuan sejumlah masjid di Jakarta yang masih menggelar ibadah Salat Jumat di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Jumat (16/7).

Menurutnya, pihaknya tidak langsung mengambil tindakan keras dalam merespons temuan tersebut.

“Tidak serta merta kita mabil tindakan keras, tapi pendekatan persuasif karena ibadah untuk saat ini bukan ditiadakan tapi untuk sementara di rumah,” kata Aceng kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (17/7).


Ia berkata, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta serta Dewan Masjid Indonesia (DMI) terkait hal ini. Menurutnya, sebanyak 245 masjid masih menggelar Salat Jumat pada Jumat (16/7).

Pendekatan persuasif, Aceng menerangkan, akan dilakukan dengan meminta sejumlah organisasi kemasyarakatan untuk menyampaikan kembali Seruan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar masyarakat melaksanakan salat Jumat di rumah masing-masing lebih dahulu saat ini.

“Kami ada pendekatan persuasif ke pengurus masjid, koordinasi dengan Ketua DMI DKI Jakarta, tolong informasikan sesuai Seruan Gubernur, sesuai video yang dibuat seruan bersama antara Ketua MUI DKI, Ketua Muhammadiyah, Ketua PWNU, itu disampaikan video tersebut ke seluruh pengurus masjid di DKI, bahkan musala agar yang masih melaksanakan untuk sementara ditiadakan salat Jumat untuk membatasi kerumunan salat berjamaah,” katanya.

Aceng menambahkan, pihaknya juga sudah meminta agar jajaran lurah ikut melakukan pendekatan persuasif untuk mengingatkan masjid di lingkungannya tidak menggelar Salat Jumat selama penerapan PPKM Darurat.

“Kedua lurah juga melalui Biro Pemerintahan, karena itu SeruanbGubernur langsung dikirim ke camat itu dijadikan dasar untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Diketahui, masjid di Jakarta masih menggelar ibadah Salat Jumat saat penerapan PPKM Darurat yang sudah dimulai sejak 3 Juli lalu.

Salah satu masjid yang masih menggelar salat Jumat adalah Masjid Al Ihsan, Jalan H Abu, Cipete Selatan, Jakarta Selatan.

Masjid lain yang menggelar Jumatan adalah Masjid Jami Nurul Islam, di Jalan Bangka I, RT 1, RW 1, Mampang Prapatan.

Selain itu, Masjid Al Mukhlisin, Jalan Aselih, Ciganjur, Jakarta Selatan juga tetap menggelar Salat Jumat berjamaah.

Pada Jumat (9/7) pekan lalu, banyak masjid di wilayah Jakarta dan Bekasi masih menggelar Salat Jumat berjemaah. Padahal pemerintah telah memberlakukan PPKM Darurat Jawa-Bali sejak 3 sampai 20 Juli 2021 mendatang.

PPKM Darurat itu mengatur sejumlah pembatasan mobilitas masyarakat untuk menekan laju penularan. Salah satunya meniadakan peribadatan yang berpotensi terjadinya kerumunan di tempat-tempat ibadah di zona PPKM Darurat. Wilayah DKI Jakarta sendiri masuk dalam zona merah.

(mts/bac)

[Gambas:Video CNN]