Tersangka Mutilasi Main Gim Daring Masa Simpan Jasad Korban

Jakarta, CNN Indonesia —

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan tersangka pembunuhan disertai mutilasi , DAF, sempat bermain game online saat bermalam bersama potongan jenazah korban.

Kedua tersangka sempat melewatkan satu malam bersama jasad objek di Pasar Baru Mansion, akibat kelelahan pada 13 September.

“Alasan dari tersangka L kecapaian, ketiduran di situ, makin si DAF masih sempat tempat menunggu L ini tidur, tahu bermain game online , itu pengakuan dia, ” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (21/9).


Baru keesokan harinya, yakni 14 September, kedua simpulan kembali mengantar sisa potongan jenazah korban ke Apartemen Kalibata City.

Sebelumnya, kedua tersangka sempat kembali ke kamar kos mereka. Di tempat itulah, tersangka DAF  mencari cara membawa jenazah korban dan akhirnya berpikir melakukan mutilasi.

“Sambil bekerja mau dikemanakan jenazah ini, kemudian timbul niatan untuk melakukan pemotongan tapi tidak tahu caranya, caranya seperti apa, dia belajar daripada YouTube, ” tutur Yusri.

Dalam urusan ini, polisi telah menetapkan pasangan kekasih LAS dan DAF sebagai tersangka. Keduanya melakukan aksi tersebut dengan motif ingin menguasai harta korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pembunuhan dan pemotongan dilakukan di Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat. Tak hanya itu, kedua tersangka juga merencanakan mau mengubur korban di sebuah rumah kontrakan di Cimanggis, Depok.

Atas perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 340 KUHP jo Bab 338 KUHP jo Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman tewas.

(dis/arh)

[Gambas:Video CNN]