Update 28 September: 278. 722 Positif dan 10

Jakarta, CNN Indonesia —

Jumlah kumulatif kasus tentu Covid-19   di Indonesia pada Senin (28/9) mencapai 278. 722 orang. Angka tersebut bertambah sebesar 3. 509 kasus dari hari sebelumnya.

Dari total itu, sebanyak 206. 870 karakter dinyatakan sembuh dan 10. 473 orang meninggal dunia. Data tersebut dihimpun Kementerian Kesehatan per jam 12. 00 WIB.

Berdasarkan data Kemenkes, pasien sembuh bertambah  3. 856 orang dan pasien meninggal bertambah 87 orang. Sementara jumlah suspek Covid-19 per hari ini menyentuh 131. 361 orang dan representatif yang diperiksa 32. 189 representatif.


Kemarin, Minggu (27/9), kasus positif Covid-19 mencapai 275. 213 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 203. 014 orang dinyatakan sembuh dan 10. 386 orang meninggal dunia.

Kasus konfirmasi positif Covid-19 pecah rekor dalam tiga hari berturut-turut, yaitu 23-25 September. Kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir serupa telah bertambah di atas 4. 000 kasus per hari.

Berdasarkan grafik pada laman https://covid19.go.id/peta-sebaran, kasus Covid-19 menembus angka 4. 000 orang pertama kala pada 19 September yakni 4. 168 kasus.

Foto: CNN Indonesia/Fajrian
Infografis Jenis Masker Mana yang Lebih Efektif untuk Menyekat Corona?

DKI Jakarta masih menjadi daerah yang memiliki kasus positif Covid-19 terbanyak secara kumulatif. Sementara Jawa Timur menjadi provinsi dengan kejadian kematian pasien Covid-19 tertinggi pada seluruh Indonesia.

Buat menekan laju penyebaran positif Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memajukan penerapan intervensi berbasis lokal. Patuh Jokowi penerapan mini lockdown atau karantina wilayah terbatas akan lebih efektif ketimbang di seluruh wilayah.

“Jangan sampai kita generalisir satu kota, satu kabupaten, apalagi satu provinsi. Ini akan mudarat banyak orang, ” kata Jokowi.

Mantan wali kota Solo itu pun memerintahkan jajarannya membuat perencanaan produksi vaksin Covid-19 dalam waktu dua minggu ke depan. Ia meminta perencanaan itu disusun secara terperinci agar era pelaksanaan dapat berjalan lancar.

(tim/fra)

[Gambas:Video CNN]