Update Corona 27 September: 275. 213 Positif, 10

Jakarta, CNN Indonesia —

Jumlah kumulatif kasus nyata Covid-19   di Indonesia di Minggu (27/9) mencapai 275. 213 orang. Angka tersebut bertambah sebanyak 3. 874 kasus dari hari sebelumnya.

Dari total itu, sebanyak 203. 014 karakter dinyatakan sembuh dan 10. 386 orang meninggal dunia. Data itu dihimpun Kementerian Kesehatan per jam 12. 00.

Berdasarkan  data Kemenkes, penderita sembuh bertambah 3. 611 orang dan pasien meninggal bertambah 78 orang. Sementara jumlah suspek Covid-19 per hari ini mencapai 129. 553 orang dan spesimen yang diperiksa 37. 272 spesimen.


Kemarin, Sabtu (26/9), kejadian positif Covid-19 sebanyak 271. 339 orang. Dari jumlah itu, sebesar 199. 403 orang dinyatakan sehat dan 10. 308 orang yang lain meninggal dunia.

Urusan konfirmasi positif Covid-19 pecah rekor dalam tiga hari berturut-turut, yaitu 23-25 September. Kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir beranjak di atas 4. 000 kejadian per hari.

Berdasarkan grafik pada laman https://covid19.go.id/peta-sebaran, peristiwa Covid-19 menembus angka 4. 000 orang pertama kali pada 19 September yakni 4. 168 urusan.

Infografis Klaster Besar Covid-19 Jakarta, Kementerian Terbanyak Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Infografis Klaster Besar Covid-19 Jakarta, Departemen Terbanyak

DKI Jakarta masih menjadi daerah yang memiliki kasus positif Covid-19 terbanyak secara kumulatif. Sementara Jawa Timur menjadi provinsi dengan kejadian kematian pasien Covid-19 tertinggi di seluruh Indonesia.

Gajah Kesehatan Terawan Agus Putranto mengutarakan di masa pandemi virus corona saat ini, semua orang kudu dianggap positif Covid-19. Hal tersebut dilakukan agar setiap orang disiplin pakai masker dan menerapkan adat kesehatan.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat kunjungan kegiatan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Pinang pada Kamis (24/9) lalu.

“Harus menganggap semua orang positif, bukan lara, kita pakai masker karena periode pandemi. Harus ikhlas pakai masker, rajin cuci tangan, dan celik jarak, ” kata Terawan mengutip keterangan resmi di laman sehatnegeriku. kemkes. go. id, Jumat (25/9).

(tim/fra)

[Gambas:Video CNN]