Yaris Tabrak Motor di Tikungan, Pahami Marka Jalan Garis Utuh

Jakarta, CNN Indonesia —

Masih cukup banyak pengemudi yang tidak paham marka jalan . Marka jalan yang dilanggar mampu berpotensi mengalami kecelakaan, terbaru Toyota Yaris   menyalip di tikungan yang berakhir menabrak pengendara besar.

Video viral dalam media sosial, Toyota Yaris menyalip sejumlah mobil dan truk pada jalan menikung. Terlihat dalam video saat akan melewati kendaraan menyesatkan depan, tiba-tiba muncul sepeda mesin dari arah berlawanan  dan bentrokan tidak bisa dihindarkan. Tak dijelaskan kapan dan di mana kejadian tabrakan itu terjadi.

Untuk diketahui menyalip kendaraan boleh-boleh saja namun harus pada waktu dan tempat yang tepat. Kita juga dapat menjadikan garis dengan ada di tengah jalan sebagai patokan bahwa daerah tersebut ‘aman’ untuk menyalip.



[Gambas:Instagram]

Perlu diketahui garis dalam tengah jalan bukan cuma difungsikan sebagai media pemisah kendaraan secara yang datang dari arah berlawanan. Garis ini punya arti terpisah yang harus dipahami setiap pengguna kendaraan.

Mengutip Susunan Menteri Perhubungan Nomor 43 Tarikh 2014 Tentang Marka Jalan. Wujud garis bermacam-macam, ada garis lengkap, putus-putus, berwarna kuning dan suci dengan berbagai ukuran.

Garis sambung

Petunjuk garis utuh (tidak putus-putus) berwarna putih berfungsi melarang pengemudi menyeberangi garis tersebut. Itu berarti pilot dituntut tetap berada di arah jalan dan tidak diizinkan menyusul kendaraan lain.

Fungsi garis ini sangat penting, terutama di daerah rawan kecelakaan, misalnya di tikungan. Selain itu kadar utuh juga berfungsi sebagai pemisah dan peringatan tanda pada sembiran jalur lalu lintas.

Garis Putus-Putus

Cocok seperti garis utuh, garis putus-putus juga berada di tengah tiang dan berfungsi memisahkan jalur berlawanan arah jalan. Namun garis putus-putus punya arti berbeda, yaitu pilot diperbolehkan melintasinya, misalnya buat mendahului kendaraan lain.

Besot putus-putus juga biasanya diletakkan dalam jalan tanpa titik buta bagaikan jalur lurus. Perlu dipahami menyusul kendaraan harus melalui pertimbangan sampai dengan mengamati area sekitar, khususnya objek dari arah berlawanan.

Garis Ganda Putus-Putus dan Utuh

Untuk markah ini pengertiannya yaitu jika pengemudi berada pada bagian garis putus-putus artinya dapat berjalan atau berpindah jalur seperti menyalip kendaraan. Sebaliknya, jika kita berharta di sisi garis utuh tak diperkenankan melewati garis.

Garis ganda juga ada dengan utuh. Ini dimaksudkan agar pemakai lalu lintas yang berada di kedua sisinya dilarang melintasi coreng ganda tersebut.

Tempat Kuning (Yellow Box)

Markah jalan berwarna kuning biasanya berada di persimpangan jalan. Fungsinya agar persimpangan tidak dijadikan wadah berhenti kendaraan misalnya saat mengantre di lampu merah.

Yelow Box atau biasa dikenal juga dengan sebutan Yellow Box Junction (YBJ) dibuat untuk meremehkan akses keluar masuk kendaraan pada berbagai persimpangan sehingga ‘tidak terkunci’ saat jalan sedang padat.

Pada PM 43 Bab 4 juga dijelaskan arti warna marka jalan. Putih berarti pemakai harus mengikuti perintah dan pembatasan sesuai bentuknya dan kuning artinya pengguna jalan dilarang berhenti dalam area tersebut.

Sedangkan merah berarti keperluan atau kode khusus serta warna lain, muda dan cokelat, menyatakan daerah kepentingan khusus yang harus dilengkapi secara rambu dan atau atau isyarat yang dinyatakan dengan tegas.

Selain menyebabkan kecelakaan jika tak paham marka, melanggar juga akan dijerat hukuman sesuai Pasal 287 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 yakni setiap pelanggar markah jalan bisa dikenai sanksi pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]